Posted by: ibnughaz on: Juli 16, 2008
(oleh Abu Abdillah Muhammad Elvi Syam, Lc)
Syaikh Rabee merupakan salah seorang masyayekh salafiyin yang kita hormati, kita dengar ucapannya, kita jadikan beliau sebagai rujukan kita. Penulis alhamdulillah diberi nikmat oleh Allah untuk bisa bertemu, belajar dan menimba ilmu dari beliau. Semasa kuliah di Madinah dan setelahnya penulis alhamdulillah sering berkunjung ke rumah beliau. Nasehat-nasehat beliau sangat berharga bagi kita yang ingin mencari kebenaran.
Namun bagi sebagian orang yang ingin memperturutkan hawa nafsunya. Dia akan dikendalikan oleh hawa nafsunya, sehingga dia akan mengambil dalil dan perkataan ulama sesuai dengan selera hawa nafsunya. Maka merekapun tidak segan-segan berdusta atas nama syeikh untuk mempertahankan sikapnya yang salah.
Banyak di antara orang yang mengaku salafiy, melakukan tindakan keras, dan kasar atas nama syeikh. Membuat keributan dan perpecahan, permusuhan antara teman. Sehingga ada suami istri yang bercerai, adek kakak tidak tegur sapa, malahan anak dengan orang tua tidak berbaikan, apalagi dengan teman lamanya. Malahan di antara mereka menganggap bahwa syeikh rabee selalu menyuruh untuk bersikap keras dan kasar. Namun kalau dilihat nesehat-nasehat syeikh, realitanya berbeda 190 derajat. Nasehat ini penulis ambil dari situs sahab, yang dikumpulkan oleh Abu Rumaysha’ Jawad al-maghribiy.
ويقول العلامة ربيع السنة حفظه الله:
1. و قد رأينا أن الشدة أهلكت الدعوة السلفية, و مزقت أهلها فماذا نصنع؟!قلت:يا إخوة ,لمّا نرى النيران تشتعل ؛أنتركها تزيد اشتعالا؟ أم نأتي بهذه الأمور التي ستطفئ تلكم الحرائق؟!
فأنا اضطررت-و هذا واجبي-و أنا أقولها من قبل اليوم,لكن ركزت عليها لمّا رأيت هذا الدمار,و رأيت هذا البلاء؛أقول:عليكم بالرفق,عليكم باللين,عليكم بالتآخي,عليكم بالتراحم ؛فإن هذه الشدة توجهت إلى أهل السنة أنفسهم ,إذ قد تركوا أهل البدع و اتجهوا إلى أهل السنة بهذه الشدة المهلكة ,و تخللها ظلم و أحكام باطلة ظالمة!
فإياكم ثم إياكم أن تسلكوا هذا المسلك الذي يهلككم,و يهلك الدعوة السلفية,و يهلك أهلها.
Syeikh Rabee hafizohullah berkata:
1). Sungguh kami telah melihat bahwa sikap keras (syiddah) telah mencelakakan dakwah salafiyah dan telah merobek-robek pengikutnya, maka apa yang akan kita lakukan? Aku katakan : wahai saudara-saudara ketika kita melihat api yang bergejolak, apakah kita biarkan api itu semakin membesar atau kita datangkan peralatan yang bisa memadamkan api besar itu?
Saya terpaksa – dan ini adalah kewajibanku- dan aku katakan sebelum hari ini, tapi aku lebih menfokuskannya, tatkala aku telah melihat kehancuran ini, dan ketika aku telah melihat petaka ini, maka aku nasehatkan: berlemah lembutlah kalian, bersikap lunaklah, saling bersaudaralah dan saling menyayangilah kalian. Sesungguhnya sikap keras ini telah menghadang ahli sunnah sendiri. Karena mereka telah meninggalkan ahli bid’ah dan menyerang ahli sunnah dengan sikap keras yang membinasakan dan diiringi oleh kezoliman dan hukum-hukum (vonisan) yang batil dan zolim.
Maka jauhilah, kemudian jauhilah oleh kalian dari menempuh jalan yang mencelakakan kalian ini, dan yang mencelakakan dakwah salafiyah, dan mencelakakannya pengikutnya.
2- ثم أنبهكم-يا إخوة-إلى أمرين:
أولا:التآخي بين أهل السنة جميعا,فيا أيها السلفيون,بثوا فيما بينكم روح المودة و الأخوة ,و حققوا ما نبهنا إليه رسول الله صلى الله عليه و سلم من أن المؤمنين:كالبنيان يشد بعضه بعضا.و أنهم :كالجسد الواحد إذا اشتكى منه عضو؛تداعى له سائر الجسد بالحمى و السهر.
كونوا هكذا يا إخوة ابتعدوا عن عوامل الفرقة,فإنها و الله شر خطير,و داء وبيل.
ثانيا:اجتنبوا الأسباب التي تؤدي إلى الإحن و البغضاء ,و الفرقة و التنافر.
ابتعدوا عن هذه الأشياء؛لأنها سادت هذه الأيام على أيدي أناس يعلم الله حالهم و مقاصدهم؛سادت و كثرت,و مزقت الشباب في هذا البلد -سواء في الجامعة و غيرها-أو في سائر أقطار الدنيا.
2). Kemudian aku ingatkan kalian kepada dua perkara wahai saudara:
Pertama: saling bersaudara antara ahli sunnah semuanya, wahai semua orang salafiyin terbarkanlah antara kalian roh kasih sayang dan persaudaraan. Wujudkan apa yang diingatkan oleh rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada kita bahwa orang mukmin bagaikan bangunan yang satu sama lainnya saling menguatkan. Dan bahwasanya meraka itu seperti satu jasad, jika salah satu anggota tubuh sakit maka yang lain akan merasakan panas dan bergadang malam.
Jadilah seperti ini wahai saudara-saudara, dan jauhlah faktor-faktor perpecahan, sesungguhnya ia demi Allah satu keburukan yang berbahaya dan penyakit yang kronis.
Kedua: jauhilah sebab-sebab yang mengakibatkan kebencian, perpecahan dan saling berjauhan. Jauhilah seluruh ini, karena hal itu (kebencian, perpecahan, saling menjauhi-pent) telah mendominan dewasa ini di tangan orang-orang yang Allah -lah yang mengetahui kondisi dan maksud mereka. Telah dominan dan membesar, dan telah merobek-robek pemuda-pemuda di negeri ini (saudi-pent) , baik di jami’ah (kampus universitas islam madinah-pent) dan yang lainnya, atau di seluruh penjuru dunia.
3-أما السلفي :الذي يوالي السلفيين,و يحب المنهج السلفي -بارك الله فيكم-و يكره الأحزاب و يكره البدع و أهلها-و غير ذلك من علامات المنهج السلفي-,ثم يضعف في بعض النقاط؛ فإن هذا نترفق به,و ما نتركه,لكن؛ ننصحه,و ننتشله, و نصبر عليه, و نعالجه,بارك الله فيكم.أما أن نقول :من أخطأ هلك!فعلى هذا-فلن يبقي أحد!
3. Adapun orang salafiy yang berloyal kepada salafiyin, yang mencintai manhaj salafi, -semoga Allah memberkatimu- dan membenci kelompok-kelompok (hizbiy), membenci bid’ah dan pengikutnya dan tanda-tanda manhaj salafiy yang lain, kemudian dia (orang salafiy tadi) lemah pada sebagian poin, maka kita berlemah lembut dengan orang ini, dan kita tidak membiarkannya, namun kita nasehati, kita angkat dia, bersabar terhadapnya, kita obati dia-semoa Allah memberkatimu. Adapun (jika) kita mengatakan: siapa yang salah maka dia celaka / binasa! Maka dengan demikian tidak seorang pun yang akan tersisa.
4-فأنا اوصيكم يا إخوة و أركز عليكم أن اتركوا الفرقة ,و عليكم بالتآخي ,و عليكم بالتناصر على الحق ,و عليكم بنشر هذه الدعوة بين طلاب الجامعة و غيرها؛على وجهها الصحيح,و صورتها الجميلة,لا على الصور المشوهة,التي يسلكها هؤلاء.
4. Maka aku mewasiatkan kalian wahai saudara-saudara, dan aku tekankan kepada kalian agar kalian meninggalkan perpecahan, Salin bersaudaralah kalian, dan saling bantu membantu atas kebenaran, tebarkanlah dakwah ini antara mahasiswa kampus jami’ah dan kepada yang lainnya, sesuai dengan bentuknya yang benar, dan gambaran yang indah, bukan dengan gambaran yang corek moret yang ditempuh oleh mereka.